Berita / Berita Detail

Berita Destinasi Detail Page

Film Kejar Mimpi, Gaspol! Ungkap Keindahan Alam Gunung Bromo

Film Kejar Mimpi, Gaspol! Ungkap Keindahan Alam Gunung Bromo

JAKARTA - PT. Anak Bangsa Berkreasi (PT. ABB) tertarik untuk memanfaatkan keindahan Gunung Bromo dalam produksi film perdananya berjudul Kejar Mimpi, Gaspol!. PT ABB bangga ikut menggalakkan salah satu objek pariwisata Indonesia dengan menyuguhkan keindahan alam Gunung Bromo ini dalam film mereka. Gunung Bromo ini dianggap suci oleh masyarakat Tengger, suku yang mendiami wilayah Gunung Bromo. Nama Bromo sendiri diambil dari nama dewa utama umat hindu yaitu Brahma. Gunung Bromo dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, menjadikan Objek Pariwisata di Provinsi Jawa Timur ini sangat populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Udaranya yang sejuk dan kebudayaan masyarakatnya yang telah berabad- abad dipelihara dan dilestarikan semenjak kerajaan Majapahit, membuat banyak insan perfilman yang tertarik menjadikan Bromo sebagai salah satu lokasi syuting film mereka. Gunung Bromo memiliki kawah dengan panjang diameter sekitar 800 meter dari utara ke selatan dan 600 meter dari barat ke timur.

Hal keindahan dari Bromo itulah dirasakan salah satunya oleh aktor Tora Sudiro yang berperan sebagai Darma dalam film Kejar Mimpi Gasspol!.

"Pengalamannya ya banyak ketemu teman baru, suasana syuting yang cuacanya nggak ketebak dan pop mie adalah makanan paling enak dengan cuaca begitu karena dinginnya gila kalau malam bisa sampai 13 derajat,"ujar Tora Sudiro dalam pesan singkat whatsapp kepada SINDOnews.com pada Selasa (9/8). Tak hanya itu, aktor kelahiran Jakarta, 10 Mei 1973 ini juga menceritakan pengalaman ketika syuting bisa bersentuhan langsung dengan orang suku Tengger dan ritual keagamaan suku Tengger begitu menambah keunikan pengalaman ketika syuting di Gunung Bromo. Bukan malahan tertarik dengan ritual Suku Tengger setiap tahunnya yang disebut ritual Yadnya Kasada. Suami Mieke Amalia ini pun tertarik dengan kebiasaan orang Tengger mengenakan sarung yang dikenakan di leher untuk menahan suhu udara dingin. "Aku punya sedikit pengalaman dengan orang suku Tengger paling waktu naik kuda melihat orang suku tengger menggunakan sarung buat menahan dingin sangat menarik seh. ada yang dililit di leher, diikat kayak Superman atau digantung saja ternyata pas dicoba memang bisa menahan angin dingin yang berhembus,"ungkapnya.

Alhasil, semua keistimewaan yang dimiliki Gunung Bromo ini yang dirasakan Tora Sudiro dan artis serta crew akhirnya membuat PT. Anak Bangsa Berkreasi (PT. ABB) tertarik untuk memanfaatkan keindahan Gunung Bromo dalam produksi film perdananya berjudul Kejar Mimpi. Eksekutif Produser PT. ABB Allbest Suyipto mengungkapkan selain sunrise dan pasir berbisik nya , keindahan alam Bromo lainnya dapat kita temukan dan nikmati di beberapa destinasi seperti : Penanjakan, Bukit Kingkong, Bukit Cinta, Seruni Point, Lembah Widodaren, Kawah Bromo, Gunung Batok, Pura Luhur, Pasir Berbisik dan Savana/Bukit Teletubbies dengan ditemani suhu udara 3-20 derajat Celcius, bahkan bisa mencapai suhu minus 0 derajat Celcius pada bulan Agustus.


Sumber: lifestyle.sindonews.com