Berita / Berita Detail

Berita Destinasi Detail Page

Kolam Retensi Atasi Banjir di Kendari Sultra, Sulkarnain Kadir Sebut Bonus Jadi Tempat Wisata

Kolam Retensi Atasi Banjir di Kendari Sultra, Sulkarnain Kadir Sebut Bonus Jadi Tempat Wisata

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan penanganan Kawasan banjir menjadi salah satu proyek pembangunan infrastruktur yang kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Sebelumnya, Kota Kendari sempat mengalami banjir besar pada 2013 silam selanjutnya pada tahun 2017.


Setelah itu setiap musim penghujan hampir tiap tahun kondisi serupa terjadi di beberapa titik di Kota Kendari.


Salah satu langganan banjir yakni Kali Wanggu, di dekat Jalan H Lamuse, Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).


"Setiap musim penghujan pasti meluap dan masyarakat sudah hampir menjadi tren membangun posko banjir, dapur darurat," kata Sulkarnain pada wawancara eksklusif bersama News Director Tribun Network, Febby Mahendra Putra, di Hotel Santika Premiere Padang, Sumatera Barat (Sumbar).


Sulkarnain mengikuti wawancara tersebut di sela menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia atau Rakernas Apeksi 2022.


Wawancara eksklusif ditayangkan langsung kanal YouTube Tribunnews (7,69 juta subscriber), Tribun Timur (6,09 juta subscriber), Tribunnews Sultra (77 ribu), dan Tribun Padang (15,2 ribu subscriber) pada Senin (08/08/2022).


Sulkarnain Kadir mengatakan Pemerintah Kota Kendari tidak tinggal diam, segera mencari solusi penanganan banjir di kawasan tersebut.


Kata dia, pihaknya menggandeng dan meyakinkan pemerintah pusat untuk menangani permasalahan banjir secara Bersama-sama.


Ia menyebutkan Pemerintah Kota Kendari menyediakan dan membebaskan lahan kurang lebih 12 hektare untuk pembangunan Kolam Retensi.


Kemudian meminta dan mengajukan permohonan pembangunan Kolam Retensi kepada pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR untuk membangunkan fasilitas tersebut.


"Yang relatif terasa beberapa tahun terakhir adalah penanganan banjir. Alhamdulillah tiga tahun terakhir pemandangan itu sudah tidak ada lagi," ujarnya.


Sulkarnain Kadir menyebut sangat bersyukur karena Kolam Retensi ini tidak hanya bisa menangani banjir khususnya di Kali Wanggu, tetapi menjadi tempat wisata bagi warga Kota Kendari.


Ia mengatakan kolam retensi ini berada di Jalan Boulevard, Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurutnya, di lokasi tersebut masyarakat bisa berolahraga, berkumpul atau sekadar bersantai bersama, bahkan pelaku UMKM bisa mengembangkan usaha.


"Jadi satu hikmah yang saya dapat khusus Kolam Retensi ini, ternyata jika kita berniat untuk satu kebaikan bisa jadi kebaikan lain ikut hadir," ujar Sulkarnain Kadir.


"Iya alhamdulillah dua tahun kemarin sudah difungsikan dan ternyata luar biasa, niatnya kemarin mau mengatasi banjir ternyata ada efek tambahan. Sekarang menjadi tempat wisata baru," imbuhnya.

 

 

Sumber: sultra.tribunnews.com