Berita / Berita Detail

Berita Destinasi Detail Page

Dua Unit Layanan Gardu Induk Beroperasi, Listrik Lombok Semakin Andal

Dua Unit Layanan Gardu Induk Beroperasi, Listrik Lombok Semakin Andal

MATARAM-Keandalan dan penguatan sistem kelistrikan Lombok terus ditingkatkan. Salah satunya dengan mengoperasikan dua Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Lombok Barat dan Lombok Timur.

General Manager PLN NTB Sudjarwo mengatakan pengoperasian dua ULTG ini merupakan salah satu bentuk kesiapan PLN mengantisipasi pertumbuhan demand, seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap listrik dari tahun ke tahun. “Dengan terbentuknya dua ULTG ini, tentunya akan menjaga ketersediaan dan kontinyuitas sistem transmisi serta kualitas jaringan sistem tenaga listrik yang baik,” jelasnya.

Pembentukan ULTG Lombok Barat dan ULTG Lombok Timur ini juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas tata kelola penyaluran di Sistem Lombok dan mengoptimalkan pengoperasian dan pemeliharaan sistem transmisi 150 kV.

 

ULTG Lombok Timur dan ULTG Lombok Barat sendiri akan mengelola 13 gardu induk (GI). Lima 5 GI untuk ULTG Lombok Timur, yaitu GI Paokmotong, GI Pringgabaya, GI Sambelia, GI Tanjung, dan GI Bayan. Sedangkan 8 GI untuk ULTG Lombok Barat, yaitu GI Jeranjang, GI Ampenan, GIS Peaker, GI Mantang, GI Sengkol, GI Kuta, GI Switching, dan GI Mataram.

Untuk aset jaringan transmisi, terdapat 5 SUTT untuk ULTG Lombok Timur, yaitu SUTT Sengkol-Paokmotong, Paokmotong-Pringgabaya, Pringgabaya-Sambelia, Sambelia-Bayan dan Bayan-Tanjung dan 8 SUTT untuk ULTG Lombok Barat, yaitu SUTT Jeranjang-Ampenan, Jeranjang-Mantang-Sengkol, Ampenan-GIS Peaker, GIS Peaker-Switching, Switching-Mataram, Switching-Tanjung, dan Sengkol-Kuta.

“Tak hanya kualitas, dengan dua unit baru ini akan mempercepat waktu pemulihan apabila terjadi gangguan. Kualitas pelayanan listrik akan menjadi semakin andal,” tutur Djarwo.

Saat ini, sistem kelistrikan Lombok telah terhubung melalui jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV, yang membentang dari Mataram di sisi barat hingga Sambelia di sisi timur.

Total GI yang telah beroperasi sebanyak 13 unit dengan total kapasitas 830 MVA dengan panjang total SUTT 542,07 kms dan energi yang disalurkan sebesar 2.066 GWH, yang melayani 1,5 juta pelanggan yang tersebar di Pulau Lombok.

“Kami berharap, semoga dengan segala ikhtiar yang telah kami lakukan, kualitas listrik akan semakin andal, dan juga efisien,” pungkas Djarwo.

Sumber: lombokpost.jawapos.com