Berita Lainnya Biannual Tourism Forum

Biannual Tourism Forum

Direktorat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kembali menggelar Biannual Tourism Forum (16/09/2021).

Acara dibuka oleh Kepala Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Wisnu Bowo Taruna jaya. Ia menyampaikan strategi agar SDM di sektor pariwisata bisa bangkit Kembali dimasa pandemi Covid-19. Yaitu dengan mengembangkan pariwisata yang berkualitas.

“Bagaimana agar SDM pariwisata bisa unggul dan bersaing di era digitalisasi? adalah dengan mengembangkan pariwisata yang berkualitas, sehingga mendorong wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara lebih lama tinggal dan lebih banyak uang yang di keluarkan. Ketika supply dan demand tinggi, pada saat itu SDM kita terkucupi,” ujarnya.

Ia pun menambahkan terdapat 3 besaran strategi dalam pengaplikasian pariwisata yang berkualitas yaitu adaptasi, inovasi dan kolaborasi.

“Ada 3 besaran srategi. Pertama adaptasi dengan meningkatkan kemampuan terhadap perubahan situasi dengam menyesuaikan diri. Digitalisasi contohnya. Kedua inovasi kemampuan untuk meningkatkan strategi baru atau dengan branch marking contohnya wisata sekaligus vaksinasi. Yang ke tiga kolaborasi dengan bersinergi dan Kerjasama contohnya adalah sertifikasi keahlian,” tambahnya.

Kadis Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata Magelang Wulandari Wahyuningsih pun menyampaikan harapannya terhadap acara ini.

“Semoga di bawah arahan Kempenparekraf dan seluruh jajaran menjadi awal bangkit sektor pariwisata. Mulai dari Pemerintah Pusat hingga tingkat RT dan RW, pariwisata bisa bangun, semangat, dan meyumbang devisa negara lagi dan semuanya di awali dari sini,” ungkap dalam podatonya.

Acara diisi dengan pemaparan oleh BNSP Tetty Arianto dengan mengangkat Pentingnya Kompetensi Pekerja Pariwisata. Lalu Hendrie Adjie Kusworo dengan pemaparannya mengenai Kiat Mengembangkan Potensi Destinasi Menjadi Produk Unggulan di Borobudur-Yogyakarta-Prambanan dalam Perspektif Kesiapan SDM.

Lalu di hari kedua diisi dengan Kebijakan Pengembangan SDM pariwisata di Jawa tengah dan Yogyakarta serta Kemajuan dan Kendala Pelaksanaan Sertifikasi Pekerja Pariwisata.

Bertempat di Atria hotel Magelang, acara ini diselenggarakan selama dua hari secara daring dan luring, mulai dari 16 hingga 17 September 2021. Acara ini dihadiri dari kementerian pariwisata, organisasi pemerintah daerah dan PMS baik pusat maupun regional dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Penulis: PMS